Dasar asuransi Sequis Life
Apakah asuransi jiwa itu?
Suatu sistem perlindungandalam bentuk pemindahan risiko dari tertanggung kepada penanggung atas kerugian keuangan yang disebabkan karena 4 musuh utama:
1. Meninggal terlalu cepat
2. Hidup terlalu lama
3. Cacat total dan tetap
4. Penyakit kritis
Contoh:
Bpk.budi adalah seorang kepala rumah tangga berusia 35 tahun, bekerja sebagai seorang Manajer di sebuah perusahaan terkemuka di jakarta. Ia memiliki seorang istri dengan 2 anak yang masih kecil-kecil. Penghasilan (berupa gaji) yang ia terima setiap bulan adalah sebesar Rp 5jt.
Berapa nilai ekonomi bpk. Budi yang harus diproteksi?
Secara sederhana, nilai ekonomi bpk. Budi yang harus diproteksi adalah sebesar nilai gaji Rp 5jt per bulan. Sekalipun mungkin saja pada kenyataannya Bpk. Budi sebagai dasar proteksi adalah sebesar:
a. Total jumlah penghasilan minimal yang masih dapat diterima oleh Bpk. Budi selama ia bekerja, atau
b. Total nilai deposito yang dapat menghasilkan bunga sebesar nilai penghasilan per bulan yang diterima oleh Bpk. Budi saat ini.
Uang pertanggungan Bpk. Budi sebagai berikut:
a. Usia saat ini : 35 Tahun.
Usia pensiun : 60 tahun
Penghasilan : Rp. 5.000.000,- (gaji)
Uang pertanggungan = (usia pensiun – usia saat ini) x 12 bulan x penghasilan
Uang pertanggungan = (60 tahun – 35 tahun)x 12 bulan x rp. 5.000.000,- = 25 tahun x 12 bulan x Rp. 5.000.000,- = Rp. 1,5 Milyar
b. Penghasilan : Rp. 5000.000,- (gaji)
Bunga deposito : 6% per tahun atau 0,5% per bulan (asumsi saat ini)
Uang pertanggungan = penghasilan / bunga deposito perbulan
uang pertanggungan = Rp. 5.000.000 /v0.5%
=Rp. 5.000.000 x (100/0,5)
= Rp. 1 Milyar
Uang pertanggungan mana yang sebaiknya diajukan oleh Bpk. Budi sebagai dasar proteksi?
Sebaiknya tentu adalah jumlah yang paling besar dari kedua jenis perhitungan di atas, yaitu Rp. 1.5 Milyar
Catatan : nilai ekonomi seseorangdapat berubah dari waktu ke waktusesuai dengan perkembangan karir / penghasilan seseorang. Itu sebabnya, penting bagi seseorang agen untuk meninjau ulang kebutuhan nasabah secara berkala
Tidak ada komentar:
Posting Komentar